Jumat, 03 Oktober 2014

PERILAKU ETIKA DALAM BISNIS

TUGAS 1
PERILAKU ETIKA DALAM BISNIS

nama : Camilla Zahra
npm   : 28211484
kelas  : 4EB08




·         Lingkungan bisnis yang mempunyai perilaku etika
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain yaitu pengendalian diri, pengembangan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan yang berkelanjutan, menghindari sikap 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi) mampu mengatakan yang benar itu benar, dll. Dengan adanya moral dan etika dalam dunia bisnis, serta kesadaran semua pihak untuk melaksanakannya, kita yakin jurang itu dapat dikurangi, serta kita optimis salah satu kendala dalam menghadapi era globalisasi dapat diatasi. Moral merupakan sesuatu yang mendorong orang untuk melakukan kebaikan etika bertindak sebagai rambu-rambu (sign) yang merupakan kesepakatan secara rela dari semua anggota suatu kelompok. Dunia bisnis yang bermoral akan mampu mengembangkan etika (patokan/rambu-rambu) yang menjamin kegiatan bisnis yang seimbang, selaras, dan serasi.
Dunia bisnis, yang tidak ada menyangkut hubungan antara pengusaha dengan pengusaha, tetapi mempunyai kaitan secara nasional bahkan internasional. Tentu dalam hal ini, untuk mewujudkan etika dalam berbisnis perlu pembicaraan yang transparan antara semua pihak, baik pengusaha, pemerintah, masyarakat maupun bangsa lain agar jangan hanya satu pihak saja yang menjalankan etika sementara pihak lain berpijak kepada apa yang mereka inginkan. Artinya kalau ada pihak terkait yang tidak mengetahui dan menyetujui adanya etika moral dan etika, jelas apa yang disepakati oleh kalangan bisnis tadi tidak akan pernah bisa diwujudkan. Jadi, jelas untuk menghasilkan suatu etika didalam berbisnis yang menjamin adanya kepedulian antara satu pihak dan pihak lain tidak perlu pembicaraan yang bersifat global yang mengarah kepada suatu aturan yang tidak merugikan siapapun dalam perekonomian.
·         Kesaling tergantungan antara bisnis dan masyarakat
Perusahaan adalah sebuah organisasi yang memiliki struktur yang cukup jelas dalam pengelolaannya. Ada banyak interaksi antar pribadi maupun institusi yang terlibat di dalamnya. Dengan begitu kecenderungan untuk terjadinya konflik dan terbukanya penyelewengan sangat mungkin terjadi. Baik dalam tataran manajemen ataupun personal dalam setiap team maupun hubungan perusahaan dengan lingkungan sekitar. Untuk itu etika ternyata diperlukan sebagai kontrol akan kebijakan, demi kepentingan perusahaan itu sendiri Oleh karena itu kewajiban perusahaan adalah mengejar berbagai sasaran jangka panjang yang baik bagi masyarakat
Dua pandangan tanggung jawab sosial :
  1. Pandangan klasik : tanggung jawab sosial adalah bahwa tanggung jawab sosial manajemen hanyalah  memaksimalkan laba (profit oriented)
    Pada pandangan ini manajer mempunyai kewajiban menjalankan bisnis sesuai dengan kepentingan terbesar pemilik saham karena kepentingan pemilik saham adalah tujuan utama perusahaan.
  2. Pandangan sosial ekonomi : bahwa tanggung jawab sosial manajemen bukan sekedar menghasilkan laba, tetapi juga mencakup melindungi dan meningkatkan kesejahteraan sosial
    Pada pandangan ini berpendapat bahwa perusahaan bukan intitas independent yang bertanggung jawab hanya terhadap pemegang saham, tetapi juga terhadap masyarakat.
·         Perilaku bisnis terhadap etika
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah :
1.      Pengendalian diri.
2.      Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility).
3.       Menciptakan persaingan yang sehat.
4.      Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”.
5.      Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi)
6.      Mampu menyatakan yang benar itu benar
7.      Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah
8.      Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama

·         Perkembangan Etika Bisnis
Diakui bahwa sepanjang sejarah kegiatan perdagangan atau bisnis tidak pernah luput dari sorotan etika. Perhatian etika untuk bisnis dapat dikatakan seumur dengan bisnis itu sendiri. Perbuatan menipu dalam bisnis, mengurangi timbangan atau takaran, berbohong merupakan contoh-contoh kongkrit adanya hubungan antara etika dan bisnis. Masa etika bisnis menjadi fenomena global pada tahun 1990-an, etika bisnis telah menjadi fenomena global dan telah bersifat nasional, internasional dan global seperti bisnis itu sendiri. Etika bisnis telah hadir di Amerika Latin , ASIA, Eropa Timur dan kawasan dunia lainnya. Di Jepang yang aktif melakukan kajian etika bisnis adalah institute of moralogy pada universitas Reitaku di Kashiwa-Shi. Di india etika bisnis dipraktekan oleh manajemen center of human values yang didirikan oleh dewan direksi dari indian institute of manajemen di Kalkutta tahun 1992. Di indonesia sendiri pada beberape perguruan tinggi terutama pada program pascasarjana telah diajarkan mata kuliah etika isnis. Selain itu bermunculan pula organisasi-organisasi yang melakukan pengkajian khusus tentang etika bisnis misalnya lembaga studi dan pengembangan etika usaha indonesia (LSPEU Indonesia) di jakarta.


·         Etika Bisnis Dalam Akuntansi
Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia. Kode etik Ikatan Akuntan Indonesia merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat. Selain dengan kode etik akuntan juga merupakan alat atau sarana untuk klien, pemakai laporan keuangan atau masyarakat pada umumnya, tentang kualitas atau mutu jasa yang diberikannya karena melalui serangkaian pertimbangan etika sebagaimana yang diatur dalam kode etik profesi. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas. Tanpa etika di dalam bisnis, maka perdaganan tidak akan berfungsi dengan baik. Kita harus mengakui bahwa akuntansi adalah bisnis, dan tanggung jawab utama dari bisnis adalah memaksimalkan keuntungan atau nilai shareholder.
·         Manfaat etika dalam bisnis
Haruslah diyakini bahwa pada dasarnya praktek etika perusahaan akan selalu menguntungkanerusahaan untuk jangka menengah maupun jangka panjang karena :
1.      Akan dapat mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi baik intern perusahaan maupun dengan eksternal.
2.      Akan dapat meningkatkan motivasi pekerja.
3.      Akan melindungi prinsip kebebasan ber-niaga.
4.       Akan meningkatkan keunggulan bersaing.
Tindakan yang tidak etis, bagi perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif,misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan.Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika pada umumnya perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yany tidaketis misalnya diskriminasi dalam sistem remunerasi atau jenjang karier.Karyawan yang berkualitas adalah aset yang paling. berharga bagiperusahaan oleh karena itu semaksimal mungkin harus tetap dipertahankan.
Sumber :
 

Minggu, 01 Juni 2014

TUGAS 4 BAHASA INGGRIS BISNIS 2



5.       what is besad upon the facts of our everyday lives ?
Answer : the scienes of economics is besad upon the facts of our everyday lives.
6.       why the economic should study our everyday lives ?
Answer : because economists study our everyday lives and the general life of our communities in order to understand the whole economic sistem of which we are part .







Kamis, 15 Mei 2014

TUGAS 3 BAHASA INGGRIS BISNIS 2



1.      ____ lived on Earth for nearly 150 million years.
    (A) Dinosaurs
    (B) Dinosaurs who
    (C) If dinosaurs
    (D) Since dinosaurs
Answer :
A subyek kalimat
B subyek +kata bantu
C kata hubung + subyek
D kata keterangan + subyek

Excerse :
1.      The subject you will be studing in the course, (is,are) listed in syllabus.
2.      The professor and the student (agree, agrees) on that point.
3.      Almont every professor and student at the university (appoves, approve) the choise of the new president.
4.      Why (was, were) yoko and late for the meeting?
5.      Some of fruit in this bowl (is, are) rotten.
6.      Most of movies(is, are) funny.
7.      Half of this money (is, are) your.
8.      A lot of clothing in those store (is, are).
9.      The number of employes in my company (is, are) approximately ten thousand.
10.  Why (was, were) some of the student excused from the exanination.

h





Link :
http://www.studentsite.gunadarma.ac.id/login.php

Rabu, 30 April 2014

TUGAS 2 BAHASA INGGRIS BISNIS 2



NAMA      : CAMILLA ZAHRA
NPM          :28211484
KELAS      :3EB08
Subject and verb agreement
§  Each                singular                          singular
Every               noun                   verb
Example :
Ä  Each person in the world is very diverse
  S                       v         c
¯  Person is singular so, that use verb “is”

Ä  Every child and perent is like here place
s                 v           c
¯  Every were always followed singular verb or singular non.

§  Subjeck were followed prepositional phrase, verb singular/plural determined by the subject
Example :
Ä  The juice in the refrigerator is delicious
Singular subject
¯  The juice is singular subject so, that use verb “is”

Ä  The bag at those markets is very expensive.
Singular subject     prular   must singular
¯  The bag is singular subject and markets is plural , the verb must be use “is” because determined by subject.

§  Gerund as subject, verb must be singular.
Example :
Ä  Shopping is favorite activity my friends
Gerund      singular                        plural
¯  My friends is plural, so that verb must be “is”
Ä  Playing dolls is interesting
Gerund plural singular
¯  Dolls is plural , so that verb must be “is”

§  Some of, a lot of, most of, and a half of                     singular noun           verb singular
Plural noun              verb plural
Example :
Ä  Some of comics are him
¯   Plural noun            verb plural
Ä  A lot of foods in here are from Indonesian food
¯  Plural noun             verb plural
Ä  Most of subject is difficult
        Singular singular
¯  Singular noun            verb singular
Ä  A half of activity koala is sleeping
        Singular        singular
¯  Singular noun            verb singular

§  One of, each of, and every one of         always followed prural noun                   verb singular
Example :
Ä  One of my brothers  is my home
      Plural         verb.singular
¯  Plural noun          verb singular
Ä  Each of my sisters is bring drink
       Plural        verb.singular
¯  Plural noun          verb singular
Ä  Every one of in markets is like music
¯  Plural noun          verb singular
§  The number of                         were always followed plural noun, verb singular
Example :
Ä  The number of students in school is vast
      Plural                   verb singular
¯  plural noun        verb singular
Ä  The number of eggs in box is measly

§  A number of                were always followed plural noun, verb plural
Example :
Ä  A number of dress in markets are cheap
¯  Plural noun           verb plural
Ä  A number of children in here are cute