Assalamualaikum Wr.Wb
Halo teman-teman kali ini saya akan menceritakan perjalanan wisata
saya di Garut.
Kabupaten Garut, adalah
sebuah Kabupaten
di Provinsi
Jawa Barat,
Indonesia.
Ibukotanya adalah Tarogong Kidul. Kabupaten ini
berbatasan dengan Kabupaten Sumedang di utara, Kabupaten Tasikmalaya di timur, Samudera
Hindia di selatan, serta Kabupaten
Cianjur dan Kabupaten Bandung di barat.
Di Kabupaten Garut, banyak
sekali objek wisata yang dapat kita singgahi dan memberikan nuansa berlibur
yang sangat menyenangkan, wisata tersebut diantaranya Leuweung Sancang, Pantai
Cijeruk Indah, Pantai Karang Paranje,Curuk Sanghyang Taraje, Candi Cangkuang,
dan lain-lain. Kali ini saya akan menceritakan perjalanan saya di Garut khususnya
di objek wisata Candi Cangkuang dan pemandian air panas.
Saat itu saya berangkat pukul
07:30 WIB dari Jakarta.Perjalanan sangat lancar dan cukup lama kira-kira empat
sampai lima jam perjalanan, pukul 11:00 WIB saya tiba di objek Wisata Candi
Cangkuang. Candi Cangkuang adalah
sebuah candi
Hindu
yang terdapat di Kampung Pulo, wilayah
Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat.[1]
Candi inilah juga yang pertama kali ditemukan di Tatar Sunda serta
merupakan satu-satunya candi Hindu di Tatar Sunda dan dikelilingi oleh 6 gunung.
Untuk mencapai ke candi saya harus melewati situ yang disebut Situ Cangkuang
dengan perahu dari bambo (rakit) kira-kira harganya untuk Rp 45.000/rakit (PP
dan ditunggu), setibanya disana saya harus berjalan lagi menuju candi yang
berada diatas bukit kira-kira 10 menit perjalanan , selama perjalanan terdapat
penjual pernak-pernik, makanan, dan rumah khas garut sehingga pengunjung tidak
merasa bosan harga yang ditawarkan relative murah untuk pernak-pernik berkisar
Rp 15.000 sampai 50.000 dan untuk makanannya berkisar Rp 1.000 sampai Rp 5.000
saja.